INFO
  • MUSRENBANG RKPD TAHUN 2018 AKAN DILAKSANAKAN PADA TANGGAL 20 DAN 21 MARET 2017
  • Informasi, masukan, komentar atas penyusunan dokumen perencanaan dapat disampaikan melalui twitter @bappedasemarang

PENGEMBANGAN EKOEDUWISATA SEBAGAI ALTERNATIF MATA PENCAHARIAN BERKELANJUTAN MASYARAKAT PESISIR TUGUREJO, KOTA SEMARANG

access_time10:22 - 06/04/2017 personBappeda Kota Semarang folder_open Berita, Jurnal RIPTEK, Penelitian, Kota Semarang, Litbang-Monev

Dampak perubahan iklim tidak dapat dihindari terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dan bekerja sebagai nelayan maupun pemilik tambak. Mereka akan menjadi lebih rentan terhadap cuaca yang tidak dapat diprediksi dan tingginya permukaan air laut. Kondisi ini menyebabkan mereka kehilangan pekerjaan dan terjadi penurunan produktivitas. Ekoeduwisata sebagai salah satu alternatif mata pencaharian berkelanjutan, saat ini sedang dikembangkan di kawasan pesisir Semarang sebagai salah satu strategi menghadapi tantangan tersebut. Pengembangan ekoeduwisata ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim, khususnya di wilayah pesisir, dan juga diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat pesisir ketika mata pencaharian utama tidak dapat dilakukan. Kegiatan ekoeduwisata di wilayah pesisir Tugurejo telah dilakukan bersama kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis). Selama satu tahun berjalan, banyak capaian, pembelajaran, dan tantangan yang ada dalam proses pengembangan ekoeduwisata tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) identifikasi kegiatan ekoeduwisata di Kelurahan Tugurejo (2) mengkaji manfaat Pokdarwis dalam pengembangan ekoeduwisata dan (3) mendokumentasikan pembelajaran serta tantangan selama proses pengembangan ekoeduwisata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode statistik deskriptif sehingga kajian ini lebih menekankan pada analisis fakta-fakta terukur yang digambarkan dalam bentuk deskripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survey primer melalui distribusi kuesioner dengan 32 anggota pokdarwis sebagai responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa keberadaan Pokdarwis sebagai pengelola ekoeduwisata berpengaruh besar terhadap perkembangan ekoeduwisata di Kelurahan Tugurejo. Dengan adanya Pokdarwis, pengelolaan ekoeduwisata lebih teratur, terarah dan jelas. Manfaat lainnya yang dirasakan adalah kondisi lingkungan yang lebih baik, ada tambahan penghasilan bagi anggota Pokdarwis, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan serta menguatnya ikatan sosial.Selanjutnya silahkan download disini ---->/packages/upload/kcfinder/upload/files/7.%20edit-Riptek%20Ecoedutourism_251116.pdf


Sumber : Pengembangan Ekoeduwisata sebagai Alternatif Mata Pencaharian Berkelanjutan Masyarakat Pesisir Tugurejo, Kota Semarang (Reny Y, Itsna YH, Meidiani LD)